RIBAS-LELAKI YANG MENANGIS

kala kau pergi, aku
menangis
ku tahu takkan kembali, aku
menangis
meski tak wajar, memang
tak wajar karena aku lelaki
meski ku coba menahan
untuk menahan
namun derai deras mengalir
kadang aku pernah
tuk menghampus memori (tentang mu)
begitu banyak tempat,
tempat kita berdua..
meski tak wajar, memang
tak wajar
karena aku lelaki meski ku coba untuk
menahan
namun derai deras mengalir Reff.
temukan aku dalam gelap
langitku
biarkan aku bagai kenangan
yang pudar
maaf kan aku dalam gelap langkahku
mungkin terlalu angkuh
untuk meminta mu
tetap tinggal disini
kala aku terluka, pada hati
yang laen seluruh ku pun mengenang
mu
dan aku pun menangis
meski tak wajar,
memang tak wajar karena
aku lelaki meski ku coba untuk
menahan
namun derai deras mengalir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s