Kamu temukan aku saat aku menunggu, hanya di tulisan di bawah ini !!

Ini mengungkapkan dan Pertanyaan

Dalam harapan kecil

Doa kecil, dan balasan kecil

Aku masih terpaku menatap

Layar yang bisa disentuh dan bergeser

Aku memiliki bulatan harapan

Ketikan balasan yang ku tunggu sejak tadi pagi

 

Tanganku pegal dari lengan atas hingga telapak

Memegang dan berharap dalam satu waktu itu tidak mudah

Rekaman suara, sudah ribuan hingga parau dan serak

Bahkan detik berputar cepat menjadi hari aku tidak sadar perubahannya

 

Dia yang tak ku tau rupa

Dia yang tak ku kenal tata

Dia yang tak ku hafal basa

Dia yang dapat mengunci benak di hatinya

Aku menunggunya, meski hanya bualan pesan singkat

Aku ingin tahu dalamnya, apa sama?

Apa ada perasaan yang sama?

Perasaan cemas yng terlalu.

 

Masih dalam jam menunggu

Pesan ku ku tahu sudah kau buka

Tapi luang dan ruang ku menunggu semakin hampa saja

Pikiran burukku meracun

 

Sering sekali seperti ini ..

Kadang ingin aku buyarkan semua denag satu kata saja

Dia takkan mengira itu apa

Lalu ini yang akan ku katakan

 

Aku menyayangimu

 

Aku menyayangimu hanya dari ketikkan mu

Aku mengagumimu hanya dari cara tutur basa mu

Aku mengharapkanmu hanya dari cerdas pola pikirmu

Aku menyayangimu bahkan tanpa alasan

 

Puisi ini semakin absurd

Semakin sering namamu ada di permukaan datar

 

Tapi kembali , aku masih menatap layar ponsel menunggu kabar yang terbaru darimu

Kamu yang adalah dia, kamu yang adalah saying yang aku punya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s