Habibie, Aku Ibumu.

Wanita seumurku mungkin sedang sibuk sibuknya menyusun proposal skripsi S1 atau sedang menunggu Wisuda D3. Tapi aku, Masih bergelut dengan berbagai masalah jam siaran harian para penyiar, bergulat dengan koran setiap pagi, berteman dengan laporan-laporan keuangan. Aku belum lulus kuliah, gelarku masih harus di tunda. Tapi Aku, sudah beberapa langkah lebih maju pengalaman kerjanya dibanding mereka yang baru mau selesai sekolah.
Pagi ini di kendaraan yang bertuliskan Ciapus – Ramayana 03, aku duduk di pojokan dan memperhatikan seorang anak kecil berusia sekitar 2 sampai 3 tahun. Aku yang biasanya egois duduk di depan, kali ini duduk di pojok kunikmati juga, karna anak itu. Anak laki-laki bertopi Tom and Jerry, memakai Polo Shirt dan Celana Pendek dia mengenakan sendal gunung yang kecil di sepasang kaki kecilnya juga. Anak ini, ibunya siapa?.
Seorang wanita muda, berseragamkan PNS merangkul si kecil ini, dia bilang “Kakak, sama nenek dulu yah, mama nanti jemput kakak jam 5 sore, kakak jangan bandel ya”. “Iya mama, aku mau ben10 ya ma, sikat gigi sama odol ben10”. “Iya nak”.
NAK, lembutnya sebutan itu, aku ingin menyebutnya suatu saat nanti kepada anak-anakku. Anak ini masih mengganggu pikiranku, dia punya kulit putih yang mulus, dilehernya masih ada bekas bedak tabur yang di berikan ibunya agar dia tidak kena biang keringat. Cemong tapi lucu.
Tingkahku yang tomboy, yang tidak ingin menikah, yang tidak ingin punya anak

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s